sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Waspada Virus Nipah, Thailand dan Nepal Mulai Lakukan Skrining di Bandara dan Perbatasan

News editor Mei Sada
26/01/2026 13:41 WIB
India telah melaporkan lima kasus infeksi virus Nipah dan 100 orang dikarantina.
Waspada Virus Nipah, Thailand dan Nepal Mulai Lakukan Skrining di Bandara dan Perbatasan. (Foto: Istimewa)
Waspada Virus Nipah, Thailand dan Nepal Mulai Lakukan Skrining di Bandara dan Perbatasan. (Foto: Istimewa)

Virus Nipah dikenal sebagai penyakit zoonotik, yaitu penyakit yang dapat berpindah dari hewan ke manusia. Menurut Yong, kelelawar buah yang tersebar di seluruh negeri merupakan reservoir alami bagi virus ini, sehingga ada potensi penularan bila terjadi kontak tidak aman antara manusia dan hewan tersebut. 

Kelelawar buah hidup di berbagai wilayah Thailand, termasuk area permukiman, kebun buah, dan lingkungan yang dekat komunitas manusia. Karena virus Nipah tidak membuat kelelawar sakit, hewan itu dapat membawa virus tersebut tanpa gejala.

Mereka kemudian menularkannya melalui kontak langsung atau tidak langsung, misalnya lewat makanan atau permukaan yang terkontaminasi. Distribusi kelelawar buah yang luas di Thailand meningkatkan peluang virus Nipah masuk ke rantai penularan apalagi jika tindakan pencegahan tidak diterapkan secara efektif di masyarakat luas.  

Virus Nipah sendiri dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia. Gejalanya seperti demam tinggi dan ensefalitis (peradangan pada otak) yang segera memerlukan perawatan medis.

Bagi kelompok usia tertentu dan orang-orang yang memiliki sistem imun lemah berisiko lebih tinggi terhadap komplikasi penyakit ini. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement