AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.48
N225
28365.05
0.86%
+240.77
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
835,465 / gram

Gelar Ijtima Ulama, MUI Bakal Bahas Masalah Pinjol hingga Mata Uang Crypto

SYARIAH
Yulistyo Pratomo
Selasa, 09 November 2021 06:51 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana untuk menggelar Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia ke-VII pada hari ini hingga Kamis (11/11/2021).
Gelar Ijtima Ulama, MUI Bakal Bahas Masalah Pinjol hingga Mata Uang Crypto. (Foto: MNC Media)
Gelar Ijtima Ulama, MUI Bakal Bahas Masalah Pinjol hingga Mata Uang Crypto. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana untuk menggelar Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia ke-VII pada hari ini, Selasa (9/11/2021) hingga Kamis (11/11/2021). Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Hotel Sultan, Jakarta.

Dikutip dari laman MUI, Selasa (9/11/2021), Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, terdapat sejumlah agenda yang dipersiapkan, terutama membahas persoalan kebangsaan. Mulai dari masalah fikih kontemporer, sampai dengan masalah hukum dan perundangan-undangan.

Di mana ijtima Ulama akan fokus membahas berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan, namun semuanya dilihat dalam perspektif keagamaan.

"Dalam forum ini akan dibahas masalah strategis kebangsaan, di antaranya tentang dhawabith dan kriteria penodaan agama, jihad dan khilafah dalam bingkai NKRI, panduan pemilu yang lebih masalahat, distribusi lahan untuk pemerataan dan kemaslahatan, dan masalah perpajakan,” kata Kiai Asrorun di Jakarta, Senin (8/11)

Di samping itu, lanjut Kiai Asrorun, Ijtima yang bertema “Optimalisasi Fatwa untuk Kemaslahatan Bangsa” ini juga akan membahas mengenai hukum pernikahan online.

Dalam membahas fikih kontemporer, para ulama akan membicarakan perihal nikah online,  cyptocurrency, pinjaman online, transplantasi rahim,  zakat perusahaan, penyaluran dana zakat dalam bentuk qardh hasan, dan zakat saham. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD