AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Menyoal Biaya Haji 2022 Rp42 Juta, Tertinggi Selama 10 Tahun Terakhir

SYARIAH
Widya Michella
Rabu, 23 Maret 2022 08:45 WIB
Komnas Haji dan Umrah mengkritisi usulan Kementerian Agama (Kemenag) yang menaikan biaya haji dan umrah 2022/1443 Hijriah sebesar Rp42 juta.
Menyoal Biaya Haji 2022 Rp42 Juta, Tertinggi Selama 10 Tahun Terakhir (FOTO: MNC Media)
Menyoal Biaya Haji 2022 Rp42 Juta, Tertinggi Selama 10 Tahun Terakhir (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Komnas Haji dan Umrah mengkritisi usulan Kementerian Agama (Kemenag) yang menaikan biaya haji dan umrah 2022/1443 Hijriah sebesar Rp42 juta. Besaran tarif tersebut merupakan rekor tertinggi selama 10 tahun terakhir.

Menurut Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj, ada kenaikan sebesar Rp7 juta jika merujuk pada tahun BPIH tahun 2019 yang mana menjadi pemberangkatan jemaah haji terakhir sebelum pandemi. Bahkan jika dihitung berdasarkan uang setoran awal jemaah sebesar Rp25 juta maka kenaikan usulan BPIH 2022 mencapai Rp17 juta. 

"Makanya dengan adanya kenaikan itu sampai dengan Rp7 juta saya kira ini adalah kenaikan rekor tertinggi kenaikan biaya haji sepanjang 10 tahun terakhir penyelenggaraan ibadah haji,"kata Mustolih saat dihubungi, Selasa,(22/03/2022). 

Menurutnya kenaikan biaya haji  selama 10 tahun terakhir rata-rata tidak ada yang mencapai lebih dari Rp7 Juta. Misalnya pada tahun BPIH 2017 sebesar Rp34,89 juta dan naik hanya sebesar 0,9 persen pada tahun 2018 menjadi Rp35,23 juta dan sama pada BPIH 2019. 

"Saya coba menelusuri kenaikan biaya haji tahun 2010-2019. Intinya di tahun-tahun lalu ada penurunan biaya 2012 (Rp33,99) ke 2013 (Rp33,89),"kata dia.

Bahkan lanjutnya pada BPIH 2013 (Rp33,89) pun mengalami tren penurunan sebesar 2014 (Rp33,79). Karena penurunan diikuti dengan kurs nilai tukar rupiah terhadap dolar. 

"Makanya ada kenaikan sampai Rp7 juta terlebih di masa-masa krisis itu saya kira mesti dipertimbangkan ulang. Masih bisa dipangkas dengan efisiensi biaya,"ujar dia.

Dengan demikian, ia meminta kepada pemerintah agar kenaikan biaya haji diikuti dengan peningkatan fasilitas yang diberikan untuk calon jemaah haji di Arab Saudi.

"Perlu dibarengi dengan komitmen dalam meningkatkan pelayanan baik kualitas maupun kuantitasnya. Seperti makan, transportasi, layanan hotel atau lebih sering ditambah latihan manasik calon jemaah haji,"ungkapnya. 

Terakhir ia berharap usulan BPIH 2022 dapat kembali turun dengan jumlah yang signifikan.  Agar tidak memberatkan calon jemaah haji yang hendak berangkat ke tanah suci.

"Meskipun ini baru rancangan angka Rp42 juta ini masih bisa turun. Artinya narasi ini perlu diperkuat dengan komitmen penyelenggara untuk meningkatkan fasilitas disamping adanya kenaikan biaya,"kata dia.

Seperti diketahui, Kemenag telah memberi usulan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2022 senilai Rp42.452.369 per jemaah pada rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Rabu (16/3/2022). Hal itu merupakan perhitungan jika komponen protokol kesehatan Covid-19 tak disertakan.

Adapun usulan itu mengalami penurunan sekitar Rp3 juta ketimbang usulan pada Februari lalu dari senilai Rp45.053.368 per jemaah. Nominal Rp45 juta yang sebelumnya diusulkan sudah mencakup biaya terkait protokol kesehatan. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD