AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27922.34
-0.38%
-107.23
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

MUI Sulsel Usulkan Fatwa Haram Beri Uang ke Pengemis, DPR: Cegah Eksploitasi

SYARIAH
Carlos Roy Fajarta
Rabu, 03 November 2021 07:32 WIB
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendukung keputusan MUI Sulsel soal fatwa haram untuk memberikan uang kepada pengemis di jalan. 
MUI Sulsel Usulkan Fatwa Haram Beri Uang ke Pengemis, DPR: Cegah Eksploitasi(Dok.MNC Media)
MUI Sulsel Usulkan Fatwa Haram Beri Uang ke Pengemis, DPR: Cegah Eksploitasi(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendukung keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan terkait fatwa yang mengharamkan untuk memberikan uang kepada pengemis di jalan. 

Pasalnya MUI mengungkapkan pengemis di jalan merupakan hasil eksploitasi dari orang tertentu. Pemerintah daerah diminta Yandri Susanto untuk menangani pengemis di jalanan agar mendapatkan perhatian dan tidak meresahkan masyarakat.

"Kita dukung fatwa itu, tapi yang harus dipastikan jangan sampai anak-anak fakir miskin atau telantar itu tidak diurus. Perlu ada kerja sama dengan pihak pemda yang minta-minta itu ditertibkan, benar nggak mereka itu dalam kondisi tidak mampu, fakir miskin atau yatim atau mereka dieksploitasi oleh pihak tertentu," ujar Yandri Susanto, Selasa (2/11/2021).

MUI Sulsel mengeluarkan fatwa haram tersebut disebabkan oleh banyaknya pengemis yang dieksploitasi oleh kelompok tertentu.  

Oleh sebab itu Yandri Susanto yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN) meminta agar pihak yang mengeksploitasi pengemis itu ditindak. "Kalau misal dieksploitasi oleh pihak tertentu, pihak yang mengeksploitasi itu harus ditindak supaya ada efek jera,” kata Yandri.

Yandri Susanto meminta agar fatwa haram memberi pengemis uang ini disosialisasikan secara masif. Sebab, warga terkadang memberikan uang kepada pengemis di jalan karena ingin bersedekah. "Kalau misal ada orang yang belum baca fatwa atau baca fatwa ada keyakinan saya bersedekah di mana pun boleh ya tidak apa-apa juga, jangan juga jadi hal diperdebatkan secara meluas," jelas Yandri Susanto.

Ia berharap pihak terkait mendukung upaya untuk mencegah eksploitasi dan MUI Sulawesi Selatan terus mensosialisasikan fatwa tersebut di tengah masyarakat.

“Kalau prinsip muatannya itu untuk menertibkan, supaya tidak ada yang dieksploitasi kita mendukung, tapi tetap harus ada tindak lanjur dari pemerintah setempat. Fatwa ini mesti disosialisasikan, literasinya diperbanyak sehingga kesepahaman itu terbangun di tengah-tengah masyarakat," pungkas Yandri Susanto.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD