Choi mengatakan bahwa sekitar 41.000 pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja telah menyatakan niat mereka untuk ikut serta dalam pemogokan umum. Dia menambahkan bahwa jumlah tersebut dapat meningkat menjadi lebih dari 50.000.
Baca Juga:
"Tidak ada gunanya menunggu lebih lama," kata Choi.
"Kami tidak berencana untuk melakukan pemogokan ilegal. Kami akan melanjutkan dengan cara yang sah," ujarnya.
Perselisihan buruh di Samsung Electronics, produsen chip memori terbesar di dunia dan perusahaan paling berharga di Korsel, telah menimbulkan kekhawatiran bahwa pemogokan dapat mengganggu produksi dan mengacaukan rantai pasokan semikonduktor serta merugikan perekonomian secara keseluruhan. (Wahyu Dwi Anggoro)