AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Tak Boleh Bangun Pembangkit Listrik Nuklir Lagi, Jepang Buru Cangkang Sawit RI

YUK NABUNG SAHAM
Oktiani Endarwati
Senin, 29 November 2021 16:29 WIB
saat ini Jepang getol membangun pembangkit listrik biomassa yang salah satu bahan bakarnya adalah cangkang sawit.
Tak Boleh Bangun Pembangkit Listrik Nuklir Lagi, Jepang Buru Cangkang Sawit RI (FOTO: Dok MNC Media)
Tak Boleh Bangun Pembangkit Listrik Nuklir Lagi, Jepang Buru Cangkang Sawit RI (FOTO: Dok MNC Media)

IDXChannel - Pasca tragedi gempa bumi Fukushima, Pemerintah Jepang melarang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) baru di negaranya. Untuk menutupi kebutuhan listrik, saat ini Jepang getol membangun pembangkit listrik biomassa yang salah satu bahan bakarnya adalah cangkang sawit.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (Apcasi) Dikki Akhmar mengatakan, pasca tragedi gempa bumi Fukushima, pemerintah Jepang melarang adanya pembangkit listrik yang menggunakan nuklir. Ini membuat Jepang mulai melirik biomassa cangkang sawit sebagai sumber bioenergi untuk pembangkit listrik.

"Jepang memberikan suatu kebijakan untuk tidak lagi membangun pembangkit listrik tenaga nuklir, tetapi meningkatkan jumlah pembangkit listrik yang menggunakan biomassa," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Senin (29/11/2021).

Dikki melanjutkan, saat ini pertumbuhan listrik biomassa di Jepang semakin meningkat. Ini juga seiring kebijakan energi Jepang yang yang menetapkan 24% pemenuhan energi di Jepang pada 2030 harus berasal dari energi baru dan terbarukan.

Di tahun 2019, Jepang sudah membangun 33 pembangkit listrik, kemudian 2020 meningkat menjadi 41. Selanjutnya di tahun 2021 meningkat jadi 48 dan 2022 akan meningkat jadi 58 pembangkit.

"Dengan sendirinya kebutuhan cangkang sawit akan semakin meningkat karena jumlah pembangkit listrik yang menggunakan biomassa semakin bertumbuh di Jepang," tuturnya.

Menurut dia, pembangkit listrik biomassa di Jepang ada yang menggunakan cangkang sawit 100%, ada juga yang 30% dikombinasikan dengan wood pellet, dan 70% menggunakan cangkang sawit.

"Itu yang membuat frekuensi atau volume cangkang sawit kita makin lama makin besar dibutuhkan di negara Jepang," ungkapnya.

Selain itu, karakteristik cangkang sawit Indonesia yang tebal diminati oleh Jepang serta kalori yang dihasilkan dari cangkang sawit Indonesia juga cukup baik berkisar antara 3.900-4.200. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD