AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

RI Stop Jual Kendaraan BBM pada 2040 dan Mulai Bangun PLTN di 2045

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Kamis, 21 Oktober 2021 19:02 WIB
Pemerintah telah menyiapkan peta jalan untuk transisi energi dari yang menggunakan energi fosil menuju net zero emission (NZE) di 2060.
RI Stop Jual Kendaraan BBM pada 2040 dan Mulai Bangun PLTN di 2045 (FOTO: MNC Media)
RI Stop Jual Kendaraan BBM pada 2040 dan Mulai Bangun PLTN di 2045 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah telah menyiapkan peta jalan untuk transisi energi dari yang menggunakan energi fosil menuju net zero emission (NZE) di 2060.

Menteri  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, strategi utama yang akan dilakukan antara lain pengembangan energi baru terbarukan secara masif serta upaya retirement (pensiun) pembangkit listrik tenaga fosil yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan umur pembangkit atau bisa lebih cepat dengan mekanisme yang tepat.

"Opsi penggunaan nuklir juga direncanakan akan dimulai tahun 2045 dengan kapasitas mencapai 35 GW di tahun 2060," ujarnya dalam Road to COP 26, Indonesia Pathway to Net Zero Emission-Energy Transition, Kamis (21/10/2021).

Strategi lainnya adalah mengoptimalkan pemanfaatan energy storage seperti battery energy storage system secara bertahap mulai tahun 2031.

Arifin melanjutkan, dalam peta jalan transisi energi, pemerintah juga mendorong penggunaan kendaraan listrik. "Kami juga mendorong penggunaan kendaraan listrik dengan target menghentikan penjualan motor konvensional di tahun 2040 dan mobil konvensional di tahun 2050, serta penyediaan transportasi umum yang lebih masif," jelasnya.

Upaya lainnya adalah meningkatkan keandalan jaringan dengan membangun konektivitas di dalam maupun antar pulau serta membangun interkoneksi smart grid serta smart meter. Selanjutnya, transformasi melalui substitusi penggunaan energi melalui intensifikasi kompor listrik dan pembangunan jaringan gas rumah tangga.

Adapun dalam rangka substitusi pembangkit fosil serta peningkatan kebutuhan listrik maka penambahan pembangkit listrik mulai tahun 2030 seluruhnya berasal dari pembangkit energi baru terbarukan terutamanya PLTS.

"Pada tahun 2060, total kapasitas pembangkit listrik ditargetkan seluruhnya berasal dari pembangkit energi baru terbarukan. Konsumen energi dari sektor komersial dan industri memiliki peran yang sangat penting dalam transisi energi indonesia," jelas Arifin. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD