AALI
9875
ABBA
324
ABDA
6600
ABMM
1435
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3410
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
348
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1300
ALKA
304
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.87
-1.14%
-5.85
IHSG
6655.17
-1.06%
-71.21
LQ45
949.49
-1.07%
-10.27
HSI
24656.46
-1.24%
-309.09
N225
27588.37
0.24%
+66.11
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
847,156 / gram

Empat Bank Himbara Salurkan Kredit Sindikasi Buat IFG Life Rp6,7 Triliun

BANKING
Hafid Fuad
Senin, 27 Desember 2021 13:15 WIB
Tiga Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memberikan kredit sindikasi sebesae Rp6,7 triliun kepada Indonesia Financial Group (IFG).
Empat Bank Himbara Salurkan Kredit Sindikasi Buat IFG Life Rp6,7 Triliun. (Foto: MNC Media)
Empat Bank Himbara Salurkan Kredit Sindikasi Buat IFG Life Rp6,7 Triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tiga Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memberikan kredit sindikasi sebesae Rp6,7 triliun kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) atau Indonesia Financial Group (IFG). Sindikasi ini diberikan dalam rangka memperkuat struktur modal PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life)

Ketiga Bank Himbara yang memberikan kredit sindikasi itu, antara lain Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Tabungan Negara (BTN), sebesar Rp6,7 Triliun.

Penandatanganan kredit sindikasi antara IFG dengan Himbara dilakukan di Kementerian BUMN, Jakarta, yang disaksikan langsung Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo; Direktur Utama IFG, Robertus Billitea; Direktur Utama BRI, Sunarso; Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Rohan Hafas; Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto; Wakil Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu; dan Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto.

“Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi antara IFG dengan Himbara merupakan cerminan bahwa saat ini seluruh stakeholders bahu-membahu untuk membangun industri asuransi yang lebih sehat dan berkelanjutan, khususnya dalam membangun IFG Life demi mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada industri asuransi jiwa.” ungkap Kartika Wirjoatmodjo, selaku Wakil Menteri BUMN II di Jakarta (27/12/2021). 

Dengan adanya kerja sama sindikasi ini, Kementerian BUMN mengharapkan IFG Life di bawah naungan IFG selaku holding dapat memaksimalkan kinerja bisnis dan memperkuat tata kelola agar dapat tumbuh sebagai perusahaan asuransi yang sehat di Indonesia.

Direktur Utama IFG Robertus Billitea, mengapresiasi pendanaan Himbara yang sejalan dengan penguatan modal IFG Life demi operasional bisnis IFG Life yang sehat, kompetitif dan menguntungkan. "Lebih lagi, IFG akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan proses penguatan modal ke IFG Life berjalan sesuai dengan tata kelola dan governance yang baik," ujar Roebrtus.

Robertus menjelaskan bahwa dalam rangka penguatan modal IFG Life, IFG, selain dari pendanaan Himbara sebesar Rp6,7 triliun juga telah mendapatkan dana segar dari Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp20 triliun.

Pada kesempatan yang sama, Sunarso, Direktur Utama BRI yang mewakili sindikasi Himbara menyatakan bahwa sebagai bagian dari Himbara, kami tentunya sangat mendukung dengan adanya peran serta perbankan dalam membangun ekosistem keuangan Indonesia yang lebih sehat dan berkelanjutan. Khususnya di industri asuransi yang juga memiliki potensi bisnis yang cukup besar, sehingga kerjasama secara business to business ini akan saling memperkuat industri asuransi dan juga Himbara.

IFG Life merupakan perusahaan asuransi baru yang hadir dengan membawa nuansa baru di industri asuransi jiwa dan kesehatan di Indonesia untuk melengkapi dan memperkuat ekosistem IFG holding dalam pengembangan produk dan layanan asuransi jiwa dan kesehatan yang berfokus pada proteksi dan berorientasi pada customer centric .

“Dengan penguatan modal yang didapatkan dari IFG dengan dukungan Himbara tentunya akan mendukung bisnis operasional IFG Life yang sehat dan memiliki daya saing yang kuat.  IFG Life juga akan memastikan pendanaan yang didapatkan bisa memberikan perlindungan kepada nasabah dan menjadi salah satu pendorong pembangunan ekonomi nasional.” ujar Harjanto Tanuwidjaja, Direktur Utama IFG Life

Dalam upaya mewujudkan perusahaan asuransi yang kuat, profitable, dan berkelanjutan, IFG Life juga akan menerapkan sejumlah standardisasi untuk menjalankan bisnis IFG Life. Pengelolaan bisnis IFG Life juga akan berorientasi pada pengembangan produk-produk dengan fitur manfaat yang realistis, sesuai dengan kebutuhan juga berkelanjutan dengan memberikan proteksi di setiap tahap-tahap kehidupan calon pemegang polis. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD