Arahan Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya menjadikan sumber daya alam sebagai aset strategis negara yang harus dikelola untuk kepentingan nasional. Selain hilirisasi, pemerintah diminta mencari sumber-sumber penerimaan baru di sektor mineral yang selama ini belum tergarap optimal.
Dengan kombinasi hilirisasi, penyesuaian harga acuan, serta pengendalian produksi, pemerintah menargetkan sektor mineral dapat menjadi salah satu penopang utama APBN ke depan. Tahun 2026 pun diproyeksikan sebagai momentum penting untuk membuktikan kedaulatan pengelolaan sumber daya alam sekaligus memperkuat fondasi fiskal nasional.
"Kita ingin harga bagus, produksi juga baik. Tapi kalau tidak, jangan sampai sumber daya kita dijual murah," kata Bahlil.
(Dhera Arizona)