Saat ini, sedang diproses master plan proyek. Dari kajian yang dibangun bersama para ahli, proyek GSW yang diawasi BOPPJ bakal memulai penulisan naskah akademik sebagai landasan dalam tahap perencanaan, termasuk mematangkan eksekusi proyek secara simultan di kawasan Pantura. Peranan ahli dari luar Indonesia juga turut dilibatkan dalam perencanaan proyek GSW.
Kematangan dalam merumuskan kajian akademik berkorelasi langsung dengan keberhasilan proyek ke depan. Didit menitikberatkan proyek GSW memiliki urgensi dalam menjaga masyarakat dari kerugian akibat kerusakan lingkungan dan perubahan iklim, yang berujung terjadinya banjir rob hingga penurunan permukaan tanah.
"Bukan hanya penduduk 17 sampai 20 juta jiwa yang kami harus lindungi, tapi seluruh aset-aset nasional yang ada di Pantura Jawa ini lebih kurang sekitar USD368 miliar," kata dia.
(NIA DEVIYANA)