AALI
9625
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
785
ACST
171
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
835
ADMF
8050
ADMG
173
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2050
AGRO
735
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.22
-0.6%
-3.24
IHSG
6984.02
-0.46%
-32.04
LQ45
1004.88
-0.58%
-5.86
HSI
21999.91
-1.03%
-229.61
N225
26830.69
-0.15%
-40.58
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,799
Emas
868,113 / gram

Bareskrim Sita Ferrari Milik Indra Kenz yang Ada di Medan

ECONOMICS
Puteranegara
Selasa, 17 Mei 2022 13:51 WIB
Bareskrim Polri terus memburu harta-harta milik Indra Kesuma alias Indra Kenz yang diduga hasil penipuan dan TPPU terkait apilikasi Binomo.
Bareskrim Sita Ferrari Milik Indra Kenz yang Ada di Medan (FOTO: MNC Media)
Bareskrim Sita Ferrari Milik Indra Kenz yang Ada di Medan (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri terus memburu harta-harta milik Indra Kesuma alias Indra Kenz yang diduga hasil penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait apilikasi Binomo.

Kali ini penyidik menyita mobil Ferrari milik Indra yang ada di Medan, Sumatera Utara (Sumut) dan di bawa ke Jakarta hari ini.

Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Chandra Sukma Kumara mengungkapkan, mobil Ferarri milik Indra Kenz itu akan dibawa ke Gedung Bareskrim Polri untuk proses penyitaan barang bukti kasus Binomo. 

"Iya betul (mobil Ferarri dibawa ke Gedung Bareskrim Polri)," kata Chandra, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Bareskrim Polri menetapkan Indra Kesuma alias Indra Kenz sebagai tersangka kasus dugaan judi online, penyebaran hoaks, penipuan hingga TPPU terkait Aplikasi Binomo. 

Indra Kesuma alias Indra Kenz dengan pasal berlapis setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penipuan Aplikasi Binomo. 

Terkait kasus Binomo, Polri telah menetapkan tujuh orang tersangka, mereka adalah Indra Kenz, Fakarich alias Fakar Suhartami Pratama, Brian Edgar Nababan, Wiky Mandara Nurhalim, Nathania Kesuma, Vanessa Khong dan Rudiyanto Pei. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD