AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Beli Mobil dan Motor Lewat Bank Kini Tanpa DP Lho!

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Kamis, 18 Februari 2021 19:48 WIB
Kebijakan tersebut, menurut BI dikeluarkan untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif.
Beli Mobil dan Motor Lewat Bank Kini Tanpa DP Lho! (FOTO:MNC Media)
Beli Mobil dan Motor Lewat Bank Kini Tanpa DP Lho! (FOTO:MNC Media)

IDXChannel –  Bank Indonesia Indonesia (BI) berencana akan melonggarkan aturan Loan to Value (LTV) untuk kredit kendaraan bermotor yang menggunakan fasilitas bank. 

Adapun, aturan melonggarkan ketentuan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraan bermotor baru. 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, melonggarkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti (rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan). 

"Bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF tertentu, dan menghapus ketentuan pencairan bertahap properti inden untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko," kata Perry di Jakarta, Kamis (18/2/2021). 

Kebijakan tersebut, menurut BI dikeluarkan untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif. Adapun kebijakan tersebut akan berlaku pada 1 Maret mendatang. "Ini berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021," imbuhnya 

Untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif, BI tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD