sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Ungkap Perlunya Mata Uang Digital Bank Sentral

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
29/11/2025 08:43 WIB
Maraknya uang kripto dan stablecoin pihak swasta dan belum adanya pengaturan dan pengawasan yang jelas disinilah perlunya central bank digital currency (CBDC)
BI Ungkap Perlunya Mata Uang Digital Bank Sentral (FOTO:iNews Media Group)
BI Ungkap Perlunya Mata Uang Digital Bank Sentral (FOTO:iNews Media Group)

Kedua, perlambatan pertumbuhan ekonomi global semakin terasa, terutama di dua kekuatan utama, Amerika Serikat dan China. 

Sementara itu, ekonomi Uni Eropa, India, dan Indonesia masih menunjukkan ketahanan relatif lebih baik. Namun, penurunan inflasi yang berjalan lebih lambat dari perkiraan menyulitkan manuver kebijakan moneter bank sentral di banyak negara.

Ketiga, tingginya utang pemerintah dan kenaikan suku bunga di negara-negara maju menjadi risiko yang tidak bisa diabaikan. 

Defisit fiskal yang melebar memaksa negara-negara tersebut mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Dampaknya, beban bunga dan tekanan fiskal dapat menular ke negara-negara berkembang melalui jalur pasar keuangan global.

Keempat, Perry menyoroti meningkatnya kerentanan sistem keuangan global, terutama terkait lonjakan transaksi produk derivatif yang berlipat di berbagai lembaga keuangan non-bank, termasuk hedge fund yang menggunakan algoritma mesin trading. “Risiko pelarian modal dan tekanan nilai tukar di negara emerging market meningkat tajam jika terjadi guncangan pada instrumen-instrumen ini,” kata Perry.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement