sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Ungkap Perlunya Mata Uang Digital Bank Sentral

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
29/11/2025 08:43 WIB
Maraknya uang kripto dan stablecoin pihak swasta dan belum adanya pengaturan dan pengawasan yang jelas disinilah perlunya central bank digital currency (CBDC)
BI Ungkap Perlunya Mata Uang Digital Bank Sentral (FOTO:iNews Media Group)
BI Ungkap Perlunya Mata Uang Digital Bank Sentral (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel -  Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai saat ini diperlukan pengembangan mata uang digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC). 

Menurutnya saat ini belum ada pengaturan pengawasan yang spesifik untuk mata uang digital tersebut. Sehingga bisa berkontribusi dalam lima karakteristik yang disebutkan sebagai ketidakpastian ekonomi kedepannya.

"Maraknya uang kripto dan stablecoin pihak swasta dan belum adanya pengaturan dan pengawasan yang jelas disinilah perlunya central bank digital currency (CBDC)," kata Perry Warjiyo dalam pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Dalam paparannya, Perry juga menjelaskan bahwa prospek ekonomi global pada 2026 dan 2027 diperkirakan masih meredup, setidaknya dengan lima karakteristik utama yang harus dicermati seluruh negara, termasuk Indonesia.

Pertama, kebijakan tarif Amerika Serikat yang berlanjut diperkirakan menekan arus perdagangan global. Menurut Perry, multilateralisme semakin memudar, digantikan pola kerja sama bilateral dan regional yang makin dominan. “Hal ini menurunkan volume perdagangan dunia dan menciptakan fragmentasi baru dalam rantai pasok global,” ujarnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement