Secara kesuluruhan, AS mencatatkan defisit perdagangan barang sebesar USD1,24 triliun atau sekitar Rp21 ribu triliun pada 2025.
Di sisi lain, AS memiliki surplus perdagangan jasa sebesar USD339,47 miliar pada 2025, meningkat USD27,6 miliar atau 8,85 persen dari tahun sebelumnya. (Wahyu Dwi Anggoro)