IDXChannel - Pengeluaran konsumen dan produksi pabrik di China tumbuh dengan laju paling lambat dalam beberapa tahun terakhir pada April 2026.
Dilansir dari AFP pada Senin (18/5/2026), China masih berjuang untuk membangkitkan perekonomian domestik yang lesu sejak pandemi.
Menurut data dari Biro Statistik Nasional (NBS), pertumbuhan penjualan ritel merosot menjadi hanya 0,2 persen year-on-year bulan lalu.
Angka tersebut merupakan pertumbuhan penjualan ritel paling lambat sejak Desember 2022, ketika negara itu diguncang oleh wabah Covid-19.
Angkanya juga dibawah perkiraan pasar. Para ekonom yang disurvei Bloomberg sebelumnya memprediksi pertumbuhan sebesar 2,0 persen.