Pertumbuhan produksi industri juga melambat tajam bulan lalu, hanya tumbuh 4,1 persen secara tahunan. Itu merupakan yang terlemah sejak Juli 2023.
"Lingkungan eksternal tetap kompleks dan bergejolak," kata Juru Bicara NBS Fu Linghui dalam konferensi pers.
"Di dalam negeri, ketidakseimbangan antara pasokan yang kuat dan permintaan yang lemah tetap menjadi masalah utama," ujarnya.
Beijing menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini antara 4,5 dan 5,0 persen, lebuh rendah dari target tahun lalu
Data resmi yang dirilis bulan lalu menunjukkan bahwa China berada di jalur yang tepat untuk mencapai target tersebut, meskipun para ahli memperingatkan dampak pada ekonomi China dari perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)