sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekonomi China Lesu pada April 2026, Pertumbuhan Penjualan Ritel Terlemah sejak 2022

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
18/05/2026 14:45 WIB
Pengeluaran konsumen dan produksi pabrik di China tumbuh dengan laju paling lambat dalam beberapa tahun terakhir pada April 2026.
Ekonomi China Lesu pada April 2026, Pertumbuhan Penjualan Ritel Terlemah sejak 2022. (Foto: Freepik)
Ekonomi China Lesu pada April 2026, Pertumbuhan Penjualan Ritel Terlemah sejak 2022. (Foto: Freepik)

Pertumbuhan produksi industri juga melambat tajam bulan lalu, hanya tumbuh 4,1 persen secara tahunan. Itu merupakan yang terlemah sejak Juli 2023.

"Lingkungan eksternal tetap kompleks dan bergejolak," kata Juru Bicara NBS Fu Linghui dalam konferensi pers.

"Di dalam negeri, ketidakseimbangan antara pasokan yang kuat dan permintaan yang lemah tetap menjadi masalah utama," ujarnya.

Beijing menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini antara 4,5 dan 5,0 persen, lebuh rendah dari target tahun lalu

Data resmi yang dirilis bulan lalu menunjukkan bahwa China berada di jalur yang tepat untuk mencapai target tersebut, meskipun para ahli memperingatkan dampak pada ekonomi China dari perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement