sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Gas Bukan Penyebab Utama Daya Saing Industri Turun, Pemerintah Diminta Hati-Hati Beri Insentif

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
29/06/2026 12:14 WIB
Melihat kenaikan harga energi dunia sepanjang tahun ini, idealnya semua harga energi nonsubsidi di Indonesia mengikuti harga pasar.
Harga Gas Bukan Penyebab Utama Daya Saing Industri Turun, Pemerintah Diminta Hati-Hati Beri Insentif. Foto: iNews Media Group.
Harga Gas Bukan Penyebab Utama Daya Saing Industri Turun, Pemerintah Diminta Hati-Hati Beri Insentif. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah diminta lebih cermat dan berhati-hati dalam memberikan insentif harga gas sebagai dampak geopolitik saat ini. Menurut Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, biaya energi bukan satu-satunya komponen produksi yang otomatis menguatkan maupun melemahkan daya saing industri secara langsung.

”Komponen yang membuat perusahaan berat saat ini bukan hanya energi. Nilai tukar juga salah satunya. Juga potensi pasar yang semakin lemah. Banyak faktor,” kata Achmad Nur Hidayat, kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

Belum lagi, Achmad menambahkan, banyak industri nasional yang mayoritas bahan bakunya impor. Dalam kondisi kurs rupiah terhadap dolar yang cenderung melemah seperti saat ini, situasi tersebut semakin meningkatkan biaya produksi secara signifikan.

Melihat kenaikan harga energi dunia sepanjang tahun ini, lanjut dia, idealnya semua harga energi nonsubsidi di Indonesia mengikuti harga pasar. 

”Sekali lagi pemerintah harus cermat. Kalau kenaikan harga gas masih dalam tahap wajar, memang perlu ada kenaikan harga gas tapi perlu juga ada stimulasi-stimulasi lain untuk perusahaan yang dalam kondisi survival mode,” ujar dia.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement