AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Insentif Guru Honorer di Sumatera Selatan Belum Cair, Ini Penyebabnya

ECONOMICS
Dede Febriansyah
Jum'at, 03 Desember 2021 10:34 WIB
Dana insentif bagi guru honorer di delapan Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan hingga saat ini belum dicairkan.
Ilustrasi Guru Honorer
Ilustrasi Guru Honorer

IDXChannel - Dana insentif bagi guru honorer di delapan Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan hingga saat ini belum dicairkan. Hal tersebut dikarenakan pemerintah daerah setempat belum menganggarkan insentif bagi guru honorer.

Ketua PGRI Provinsi Sumsel, Ahmad Zulinto mengatakan, bahwa ada delapan kabupaten/kota di Sumsel yang belum menganggarkan dana insentif bagi guru honorer.

"Delapan daerah tersebut yakni Lubuk Linggau, Ogan Ilir, Empat Lawang, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Pagaralam," ujar Zulinto, Jumat (3/12/2021).

Dengan belum dianggarkannya dana insentif guru honorer tersebut,  Zulinto meminta kepada delapan daerah tersebut untuk segera menganggarkan dana insentif bagi guru honorer. "Kami minta pemerintah kabupaten/kota segera menganggarkan dana  itu," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada kepala daerah agar memikirkan nasib para guru honorer yang selama ini insentifnya tak kunjung dianggarkan dan dicairkan.

"Kami mohon agar segera menganggarkan insentif mereka. Kita harusnya malu, karena upah mereka masih ada yang Rp300 ribu perbulan," ungkapnya.

Dijelaskan Zulinto, pemerintah kabupaten/kota yang belum menganggarkan dana insentif guru selama ini berdalih karena efek pandemi Covid-19 yang saat ini belum kunjung usai, sehingga banyak dana yang dialokasikan untuk penanganan pandemi.

"Yang sudah menganggarkan insentif guru honorer ini ada sembilan kabupaten/kota yakni Palembang, Musi Banyuasin, Prabumulih, Muara Enim, Banyuasin, Pali, Muratara, Lahat, Musi Rawas," terangnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD