sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Investor Arab Tanam Modal Rp4 Triliun di IKN, Kembangkan Kawasan Terpadu

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
26/01/2026 09:51 WIB
Ayedh Dejem Group akan memanfaatkan lahan seluas 9,7 hektare di KIPP 1A yang berlokasi strategis di samping Plaza Bhinneka Tunggal Ika.
Investor Arab Tanam Modal Rp4 Triliun di IKN, Kembangkan Kawasan Terpadu (FOTO:Dok Ist)
Investor Arab Tanam Modal Rp4 Triliun di IKN, Kembangkan Kawasan Terpadu (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi menjalin kerja sama dengan investor internasional asal Uni Emirat Arab, Ayedh Dejem Group, untuk mengembangkan kawasan terpadu (mixed-use) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dengan nilai investasi sekitar Rp4 triliun.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, dan Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem, yang berlangsung di Dubai pada Jumat (23/1/2026).

Dalam kerja sama ini, Ayedh Dejem Group akan memanfaatkan lahan seluas 9,7 hektare di KIPP 1A yang berlokasi strategis di samping Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Di atas lahan tersebut akan dibangun kompleks perkantoran, area komersial, pusat perbelanjaan, serta fasilitas ibadah berupa masjid.

Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem optimistis terhadap prospek pengembangan real estat di IKN seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Pertumbuhan yang signifikan dalam perekonomian Indonesia. Dan Insyaallah ekonomi (di IKN) tumbuh pesat, sehingga membutuhkan proyek yang besar untuk memenuhi kebutuhan," ujar Syeikh Ayedh Dejem dalam keterangan resmi, Minggu (25/1/2026).

Dia menambahkan, latar belakang kekuatan ekonomi Indonesia dan posisi Dubai sebagai salah satu pusat ekonomi dunia menjadi dasar keyakinan pihaknya untuk berinvestasi di Nusantara.

"Bidang kami adalah pengembang real estat. Melihat populasi dan ukuran negara Indonesia yang besar, serta posisi kami dari Dubai yang berada di antara 20 ekonomi terbesar dunia, kami sangat mengharapkan pertumbuhan yang signifikan di bidang pengembangan real estat di Nusantara," katanya.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menyatakan kerja sama ini merupakan langkah penting dalam percepatan pembangunan kawasan strategis di IKN.

"Alhamdulillah pada hari ini, tanggal 23 Januari, OIKN bersama-sama Ayedh Dejem telah berhasil menandatangani perjanjian kesepakatan pengalokasian lahan di luasan sebesar 9,7 hektar," kata Sudiro.

Ia menjelaskan, nilai investasi diperkirakan mencapai Rp4 triliun yang akan diawali dengan tahapan perencanaan detail, pengurusan perizinan, serta proses lelang kontraktor. Seluruh proses pra-konstruksi tersebut diproyeksikan memakan waktu maksimal satu setengah tahun sejak penandatanganan perjanjian.

"Perkiraan nilai investasi sebesar kurang lebih Rp4 triliun yang akan diawali dengan perencanaan melalui pendetilan di perencanaan kemudian proses perizinan dan juga proses pelelangan kontraktor selama kurang lebih selambat-lambatnya satu setengah tahun sejak tanggal penandatangan perjanjian," ujarnya.

Dengan tahapan tersebut, pembangunan fisik ditargetkan mulai pada pertengahan 2027 dan berlangsung secara bertahap hingga lima tahun ke depan.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari proses penjajakan yang telah dilakukan sejak tahun lalu. Ayedh Dejem Group sebelumnya telah mengunjungi langsung lokasi IKN serta menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 8 Mei 2025.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement