"Mungkin ada yang ojol tapi dengan nanti didorong statusnya menjadi pengusaha, mereka punya kesempatan untuk usaha-usaha yang lainnya. Artinya sebagian besar mayoritas mendorong setuju untuk ke arah usaha mikro itu. Dan tentunya ini menjadi dasar kita juga untuk betul-betul memperjuangkan gitu," katanya.
Dia menegaskan, aspirasi tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang mendukung perubahan status pengemudi ojol menjadi pelaku usaha mikro.
Menurutnya, perubahan status itu juga akan membuka akses yang lebih luas bagi pengemudi ojol terhadap berbagai program pemberdayaan pemerintah, termasuk pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Harus teman-teman ketahui, bahwa kalau kita dorong akses pembiayaan ini ke teman-teman ojol, komunitas, ini menjadi lebih mudah karena ekosistemnya mereka sudah terbentuk," kata dia.
Maman menjelaskan, para pengemudi ojol telah tergabung dalam ekosistem digital milik perusahaan aplikasi, sehingga proses pendataan hingga penyaluran program pembiayaan dapat dilakukan secara lebih efektif.