sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mendag Dorong Pengesahan Indonesia-EAEU FTA dan Tiga Perjanjian Strategis ASEAN Lewat Perpres

Economics editor Nia Deviyana
23/07/2026 08:49 WIB
Hal tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat implementasi perjanjian perdagangan dan memperluas pemanfaatannya bagi peningkatan ekspor nasional.
Mendag Dorong Pengesahan Indonesia-EAEU FTA dan Tiga Perjanjian Strategis ASEAN Lewat Perpres. Foto: Kemendag.
Mendag Dorong Pengesahan Indonesia-EAEU FTA dan Tiga Perjanjian Strategis ASEAN Lewat Perpres. Foto: Kemendag.

AFSRFA

Di sektor pangan, Mendag menjelaskan bahwa AFSRFA menjadi landasan bagi ASEAN untuk memperkuat koordinasi penerapan kebijakan keamanan pangan di sepanjang rantai pasok, mulai dari pengaturan standar hingga mekanisme implementasi. 

Melalui kerangka tersebut, pelaku usaha diharapkan memperoleh kepastian yang lebih baik dalam memenuhi persyaratan keamanan pangan di pasar ASEAN. Menurutnya, AFSRFA memberi ruang untuk mengatur aspek teknis dan kerja sama dalam implementasi ASEAN Food Safety Policy (AFSP). Ruang lingkup ini mencakup prinsip, persyaratan, proses, dan mekanisme koordinasi penerapan AFSP sepanjang rantai pasok pangan di seluruh kawasan ASEAN.

"AFSRFA tidak hanya memperkuat sistem keamanan pangan di kawasan ASEAN, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Harmonisasi regulasi akan membantu menurunkan biaya kepatuhan bagi pelaku usaha, mendorong investasi di sektor pangan, serta memperlancar perdagangan pangan yang aman di kawasan,” kata Mendag.

Berdasarkan kajian Kementerian Perdagangan, implementasi perjanjian ini berpotensi meningkatkan neraca perdagangan sektor pangan Indonesia sebesar USD634,83 juta dan menghasilkan welfare gain nasional sebesar USD252,17 juta.

Dengan persetujuan Komisi VI DPR RI, proses pengesahan keempat perjanjian tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui Peraturan Presiden sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Implementasi keempat perjanjian diharapkan dapat memperluas akses pasar ekspor Indonesia, memperkuat integrasi dalam rantai pasok global, meningkatkan investasi, serta menciptakan peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha nasional. 

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 4 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement