Tito pun mendorong diterapkan kembali sistem pengawasan kerja berbasis digital yang pernah digunakan untuk memastikan efektivitas kerja dari rumah, sekaligus menekan mobilitas yang berpotensi meningkatkan konsumsi BBM.
"Kemudian misalnya lagi, kalau dulu saya absen, dulu ada sistem namanya Simpeg atau sistem administrasi pegawai. Jadi begitu, untuk menjaga, karyawan itu betul-betul working from home, dia ada di rumah, supaya nggak lari-lari ke mana-ke mari yang nanti malah nambah BBM,” ujar dia.
(NIA DEVIYANA)