Rully menambahkan, penguatan nilai tukar Rupiah dalam beberapa hari terakhir juga lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal dibandingkan kondisi domestik. Penguatan yen Jepang setelah adanya intervensi terkoordinasi Jepang dan Amerika Serikat menekan penguatan dolar AS sehingga turut mendukung mata uang negara berkembang, termasuk Rupiah.
"Kami masih melihat reli IHSG perlu dicermati secara selektif hingga saham-saham berkapitalisasi besar dan arus dana asing menunjukkan perbaikan yang lebih konsisten," kata Rully.
(Shifa Nurhaliza Putri)