Untuk komoditas seperti nikel, logam tanah jarang, dan mineral kritis lainnya, pemerintah akan memfasilitasi perusahaan-perusahaan AS yang berminat berinvestasi, dengan tetap menghormati regulasi nasional.
Bahlil menegaskan, kebijakan ini bukan berarti membuka kembali ekspor bahan mentah. “Tidak. Yang dimaksud adalah setelah dilakukan pemurnian, hasilnya dapat diekspor,” pungkasnya.
(Shifa Nurhaliza Putri)