sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya: Ekonomi Kita Ekspansi Sampai 2033, Pencari Kerja Lulusan Baru Tak Perlu Khawatir

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
14/02/2026 10:50 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pesan kepada fresh graduate agar tidak perlu khawatir saat mencari pekerjaan.
Purbaya: Ekonomi Kita Ekspansi Sampai 2033, Pencari Kerja Lulusan Baru Tak Perlu Khawatir. (Foto iNews Media Group)
Purbaya: Ekonomi Kita Ekspansi Sampai 2033, Pencari Kerja Lulusan Baru Tak Perlu Khawatir. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pesan kepada fresh graduate agar tidak perlu khawatir saat mencari pekerjaan. Sebab, perekonomian nasional akan bergerak ekspansi dan bakal membuka lebih banyak lapangan pekerjaan ke depan.

Purbaya menjelaskan, ekonomi Indonesia akan berada di zona ekspansi setidaknya hingga 2033 mendatang. Sejalan dengan itu, penciptaan lapangan kerja akan semakin banyak seiring dengan prospek ekonomi nasional yang menjanjikan.

"Kalau Anda pengin tahu 10 tahun ke depan, kita kelihatannya masih masa ekspansi yang sehat. Kita ekspansi itu sampai tahun 2033, artinya teman-teman tidak perlu khawatir apalagi pencari kerja yang baru lulus, bulan-bulan ke depan akan lebih banyak lapangan kerja tercipta," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Dia menjelaskan, siklus ekonomi Indonesia secara historis bergerak dalam pola ekspansi dan resesi. Berdasarkan pengamatannya, fase ekspansi biasanya berlangsung 7–10 tahun, disusul periode kontraksi sekitar satu tahun sebelum kembali memasuki fase pertumbuhan.

"Terakhir kita ekspansi dari 2009 sampai 2020, lalu sempat resesi, dan sekarang kita masuk fase ekspansi lagi. Kalau kebijakannya tepat, kita bisa menjaga ekspansi sampai sekitar 2033," ujarnya.

Purbaya juga menyoroti indikator leading economic index yang menurutnya mencerminkan arah ekonomi 6–12 bulan ke depan. Setelah sempat melemah, indikator tersebut disebut mulai menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa bulan terakhir, sehingga memperkuat keyakinan terhadap prospek jangka menengah.

Dia menilai kondisi ini menjadi sinyal bahwa fundamental ekonomi domestik masih cukup kuat untuk menopang pertumbuhan lebih tinggi, asalkan kebijakan fiskal dan strategi pengelolaan ekonomi tetap konsisten dan responsif terhadap tantangan global.

Sekadar informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang pada Februari 2025. Jumlah itu bertambah 83,45 ribu jika dibandingkan periode Februari 2024.

Data BPS mencatat, penduduk usia kerja di Indonesia mencapai 216,79 juta orang dan angkatan kerja sebanyak 153,05 juta orang. Dari jumlah tersebut, yang bekerja sebanyak 145,77 juta orang dan bukan angkatan kerja sebanyak 63,74 juta. 

Secara rinci, di antara 145,77 juta orang yang bekerja, terdapat pekerja penuh 96,48 juta orang, pekerja paruh waktu 37,62 juta orang dan setengah pengangguran 11,67 juta orang.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement