"Jadi kita sebagai impact yang penting kita punya skenario untuk menjaga dan skenario ini sifatnya dinamis. Jadi tidak berarti bahwa kalau ini kita patok sampai akhir tahun tidak, tapi kita lihat apa yang terjadi secara dinamis, dan kita mitigasi secara dinamis juga," katanya.
Mengacu data Trading Economics, harga minyak Brent saat ini berada di level USD111 per barel, turun 2,73 persen. Sementara itu harga minyak WTI bertahan di area USD102 per barel, turun 3,6 persen.
Meski terkoreksi, kedua harga minyak acuan tersebut sudah naik lebih dari 70 persen dalam sejak awal tahun.
(Rahmat Fiansyah)