3. Tetap Aktif dan Hindari Gaya Hidup Pasif
Gaya hidup pasif adalah musuh utama kebugaran. Ade Rai memilih untuk tetap aktif beraktivitas fisik di tengah kesibukan mobilitas harian, salah satunya adalah berjalan kaki atau mungkin dibarengi dengan membawa beban.
“Saya stay active, no sedentary living. Akumulasi kita jalan satu jam itu akhirnya dapat 6.000 langkah. Kalau teman-teman mau lebih optimal lagi untuk turunin berat badan, bisa 10.000 sampai 15.000 langkah setiap hari," tutur Ade Rai.
4. Bangun Toleransi Karbohidrat Lewat Otot
Bagi Ade Rai, masyarakat tidak perlu memusuhi karbohidrat. Kuncinya ada pada kepemilikan massa otot yang cukup sebagai wadah penampungan energi, sehingga karbohidrat yang dikonsumsi tidak menumpuk menjadi lemak jahat.
“Kalau kita punya otot yang cukup, memungkinkan kita punya toleransi terhadap karbo jadi lebih tinggi cc mobil yang cukup membuat kita punya keborosan di badan yang memungkinkan tetap menikmati karbo tanpa menyebabkan fungsi organ tubuh terganggu," terang dia.
5. Pilih Good Fats dan Variasi Olahan Makanan
Mengatur pola makan sehat tidak berarti harus selalu mengonsumsi makanan rebusan yang membosankan. Variasi penyajian seperti dikukus, dipanggang, dipepes, hingga mentah (sashimi) sangat diperbolehkan.