AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Batu Bara Anjlok, Harga Merosot 26 Persen dalam Sebulan

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Minggu, 31 Oktober 2021 16:55 WIB
Pada akhir perdagangan pekan ini, tercatat harga batu bara global terus melanjutkan tren penurunannya.
Batu Bara Anjlok, Harga Merosot 26 Persen dalam Sebulan. (Foto: MNC Media)
Batu Bara Anjlok, Harga Merosot 26 Persen dalam Sebulan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Pada akhir perdagangan pekan ini, tercatat harga batu bara global terus melanjutkan tren penurunannya. Melirik pasar derivatif acuan ICE Newcastle untuk kontrak November 2021, harga batu bara ditutup di area merah (-10,12%) di USD154,90 per metrik ton, pada Jumat lalu (29/10/2021).

Tercatat sepekan terakhir harga batu bara amblas (-18,90%), dan performa sebulannya sejak 29 September 2021 - 29 Oktober 2021 terpuruk (-26,19%).

Sebagai perbandingan, untuk kontrak Desember 2021, harga batu bara juga ditutup jatuh (-10,55%) di level USD150,90 per metrik ton. Dalam sepekan, harga kontrak ini merosot (-16,63%).

Sedangkan dalam sebulan, batu bara kontrak Desember telah longsor (-26,53%), meskipun sempat melonjak jor-joran pada 5 Oktober lalu di harga USD272,50.

Sementara itu, aksi profit taking para investor di pasar komoditas membuat penurunan harga batu bara global kian merosot. Hal ini terjadi mengikuti sentimen kenaikan stok di China  selaku konsumen terbesar batu bara dunia. Produksi massal dilakukan sebagai upaya untuk mengontrol lonjakan harga.

Sekadar diketahui, Beijing diketahui telah memberikan izin terhadap 155 penambang untuk meningkatkan produksinya secara masif.

Meski produksi dalam negeri digenjot, pemerintah China juga terus membuka keran impor dari negara tetangga, salah satunya Indonesia sebagai importir terbesar batu bara China, disusul Rusia, dan sejumlah negara Asia Timur lainnya.

Dalam laporan Reuters (28/10), terungkap bahwa pemerintahan Xi Jinping juga akan menetapkan harga batu bara khusus untuk menstabilkan pasar domestiknya. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD