AALI
9350
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
170
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
745
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1190
AKSI
268
ALDO
765
ALKA
288
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.70
-0.82%
-4.39
IHSG
7052.49
-0.71%
-50.39
LQ45
1001.11
-0.75%
-7.59
HSI
19496.09
-2.54%
-507.35
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
15264.79
-0.27%
-41.01
Kurs
HKD/IDR 1,894
USD/IDR 14,872
Emas
855,441 / gram

Bayar Utang, Perusahaan Sepatu BATA Lolos dari Pailit

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 22 Mei 2021 13:07 WIB
Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan untuk mencabut status PKPU PT Sepatu Bata Tbk (BATA).
Bayar Utang, Perusahaan Sepatu BATA Lolos dari Pailit (FOTO: MNC Media)
Bayar Utang, Perusahaan Sepatu BATA Lolos dari Pailit (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan untuk mencabut status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara ( PKPU Sementara) PT Sepatu Bata Tbk (BATA), sebab BATA sudah membayar kewajibannya kepada kreditor.

Dalam paparan manajemen BATA yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/5/2021), Corporate Secretary BATA, Theodorus Warlando mengatakan bahwa Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat telah mencabut status PKPU Sementara BATA pada 20 Mei 2021.

"Perseroan telah memenuhi seluruh kewajibannya kepada kreditur dengan cara membayar nominal yang telah disepakati sesuai dengan Pasal 245 UU Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU ," tulis Warlando dalam keterangan resmi BATA kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sabtu (22/5/202).

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara ( SIPP ) PN Jakarta Pusat, pemohon PKPU atas nama Agus Setiawan telah mendaftarkan permohonan PKPU ke Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat tertanggal 9 Maret 2021, dengan nomor perkara 114/Pdt.Sus- PKPU /2021/PN Jkt.Pst.

Pengadilan Niaga menerima dan mengabulkan permohonan PKPU dari Agus Setiawan untuk seluruhnya dan menyatakan bahwa BATA berada dalam status PKPU -Sementara atau terhitung selama 45 hari sejak putusan diucapkan.

Adapun sidang pertama kasus PKPU tersebut digelar pada 16 Maret 2021 dan kesimpulan persidangan dilakukan pada 29 Maret 2021, dengan agenda putusan pada 1 April 2021 yang selanjutnya agenda perpanjangan putusan pada 12 Mei 2021. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD