Tekanan juga menjalar ke saham konsumer dan keuangan, termasuk Nintendo yang merosot 3,7 persen serta Mitsubishi UFJ yang turun 1,8 persen.
Pelaku pasar juga mencermati pemilihan anggota majelis rendah akhir pekan ini, di mana Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa diperkirakan meraih tambahan kursi dan mendorong kebijakan fiskal yang lebih ekspansif di bawah Perdana Menteri Sane Takaichi.
Sementara itu, indeks acuan Korea Selatan, KOSPI, turun 1,82 persen usai sempat jatuh lebih dari 3 persen.
Tekanan datang dari merosotnya saham teknologi AS yang membebani emiten semikonduktor lokal.
Pelemahan tersebut mengikuti penurunan tajam Wall Street semalam, dipicu kekhawatiran bahwa belanja modal terkait AI yang berlebihan dapat menekan profitabilitas dan valuasi saham-saham teknologi utama.