Selain permintaan kuat dari ETF dan bank sentral, JPMorgan menyoroti potensi sumber permintaan baru, termasuk dari perusahaan asuransi besar China dan komunitas kripto.
Kepala Strategi Komoditas Global JPMorgan, Natasha Kaneva, menegaskan bahwa tren diversifikasi cadangan resmi dan portofolio investor ke emas masih panjang, meski pergerakannya tidak akan berlangsung lurus.
Morgan Stanley
Sementara itu, Morgan Stanley memandang kenaikan harga emas pada 2026 akan lebih moderat dibandingkan tahun sebelumnya.
Bank ini memproyeksikan harga emas mencapai USD4.800 per ons pada kuartal IV-2026.
Penurunan pembelian oleh bank sentral dan ETF diperkirakan menahan laju kenaikan, namun pemangkasan suku bunga dan pelemahan dolar AS dinilai tetap menopang harga.