AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Ekspor Dibuka Lagi, Harga Batu Bara Global Naik Jadi USD197 Per Ton

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 12 Januari 2022 10:36 WIB
Indonesia telah membuka kembali keran ekspor batu bara mulai hari ini. Ternyata hal itu juga turut mengerek kenaikan harga globalnya menjadi USD197 per ton.
Ekspor Dibuka Lagi, Harga Batu Bara Global Naik Jadi USD197 Per Ton. (Foto: MNC Media)
Ekspor Dibuka Lagi, Harga Batu Bara Global Naik Jadi USD197 Per Ton. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indonesia telah membuka kembali keran ekspor batu bara mulai hari ini. Ternyata hal itu juga turut mengerek kenaikan harga globalnya menjadi USD197 per ton pada perdagangan pagi ini, Rabu (12/1/2022).

Berdasarkan harga di pasar ICE Newcastle hingga pukul 10:03 WIB, harga batu bara kontrak Januari 2022 menguat 0,60 poin atau 0,31% di harga USD197,10/ton dari penutupan sesi sebelumnya di USD196,50/ton. Kenaikan ini menambah reli performa lima hari terakhir sebesar 13,21%.

Sebagai pembanding, untuk kontrak Februari 2022, harga batu bara masih tertekan -1,90 poin atau -1,12% di USD168,10/ton dari sesi sebelumnya di USD170,00/ton. Namun, selama lima hari terakhir, kinerja kontrak ini masih positif 4,35%.

Sedangkan untuk kontrak Maret 2022 masih merosot -3,25 poin atau -2,08%di USD153,35/ton dari USD156,60/ton. Lima hari terakhir, kontrak ini terkoreksi -0,03%, dengan kinerja sebulan naik tipis 1,02%.

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan telah mengizinkan kegiatan ekspor batu bara secara bertahap. Adapun kebijakan ini akan mulai dievaluasi pada Rabu ini (12/1).

Diketahui, beberapa hari terakhir pemerintah disibukan dengan sejumlah rapat untuk membahas penyelesaian ekspor batu bara di tengah ketatnya persediaan dan tekanan permintaan dari negara tetangga. Rapat telah berlangsung sejak Kamis (6/1) dan berakhir pada Senin (10/1) oleh sejumlah otoritas, seperti Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), pengusaha tambang dan aneka pemangku lainnya.

Pada akhirnya, 14 kapal bermuatan batubara diberangkatkan, setelah mendapatkan verifikasi dari Ditjen Minerba dan Ditjen Perhubungan Laut (Hubla). Rombongan kapal tersebut telah memiliki muatan penuh batu bara, dan sudah dibayar oleh pihak pembeli. 

Adapun keputusan ini dilakukan dengan pertimbangan kondisi suplai batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) yang sudah lebih baik.

Lebih jauh, Menko Marves meminta kontrak suplai batubara ke PLN dilakukan dengan menggunakan skema CIF (Cost, Insurance, Freight), sehingga pengaturan logistik dan pengiriman menjadi tanggung jawab supplier batubara.

Luhut juga menekankan kepada PLN agar membeli batubara dari perusahaan tambang batubara yang memiliki kredibilitas dan komitmen pemenuhan yang baik.

"Jangan lagi membeli dari trader yang tidak memiliki tambang. Serta menggunakan kontrak jangka panjang untuk kepastian suplai. PLN juga harus meningkatkan kemampuan bongkar batubara di masing-masing PLTU," tukas Menko Luhut. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD