AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

GoTo Hingga Tiket.com Masuk Daftar Emiten IPO 2022

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 12 Januari 2022 09:46 WIB
Daftar emiten IPO 2022 sudah ditargetkan sebanyak 55 emiten baru.
GoTo Hingga Tiket.com Masuk Daftar Emiten IPO 2022. (Foto: Daftar Emiten IPO 2022)
GoTo Hingga Tiket.com Masuk Daftar Emiten IPO 2022. (Foto: Daftar Emiten IPO 2022)

IDXChannel - Daftar emiten IPO 2022 sudah ditargetkan sebanyak 55 emiten baru. Jumlah target IPO (Initial Public Offering) di tahun ini naik dari realisasi yahun 2021 yaitu sejumlah 54 emiten. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI), Laksono Widodo tetap optimistis terkait adanya pencatatan saham unicorn di Indonesia. 

Direktur Penilaian BEI Indonesia I Gede Nyoman Yetna mengatakan bahwa pada 2022 ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai akan mencapai 4,7 hingga 5,5 % atau dengan kata lain meningkat jika dibandingkan 2021 yaitu sebesar 3,2 hingga 4%.

Seiring dengan penilaian tersebut, BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengakomodir kebutuhan para perusahaan rintisan dengan menerbitkan aturan Multiple Voting Share (MVS). Karena, salah satu ganjalan bagi para perusahaan rintisan tersebut untuk go public adalah terdilusinya hak suara setelah pencatatan. Karena salah satu yang menjadi pertimbangan untuk para perusahaan startup ini listing adalah menipisnya hak suara setelah listing. 

Berdasarkan lansiran dari berbagai sumber, Selasa (11/1/2021), adapun sejumlah perusahaan startup besar yang diisukan akan melakukan IPO diantaranya GoTo, Kopi Kenangan, SiCepat, Traveloka, hingga Tiket.com.

1. GoTo. 
Daftar emiten IPO 2022 pertama yaittu GoTo. Mengutip Bloomberg, Grup GoTo ini dinilai akan listing di lantai bursa pada tahun ini dan akan mengantongi dana segar sekitar USD1 miliar atau setara Rp14,34 triliun dengan dua penjamin emisi atau underwriter yakni PT Mandiri Sekuritas, dan PT Indo Premier Sekuritas untuk IPO. 

2. Kredivo. 
Kredivo sebagai startup teknologi finansial pembiayaan (fintech lending) ini dikabarkan akan melakukan IPO di bursa Amerika Serikat (AS) Nasdaq pada tahun 2022 ini yang akan dilakukan usai FinaAccel diakuisisi oleh perusahaan investasi global AS yakni VPC Impact Acquisition Holdings II (VPCB). 

3. Tiket.com. 
Tiket.com diketahui memiliki rencana untuk IPO melalui SPAC, yakni COVA Acquisition Corp. Perusahaan gabungan antara Tiket.com dan Cova Acquisition ini nyatanya berpotensi menghasilkan valuasi sekitar USD2 miliar. 

4. Traveloka. 
Traveloka menjadi perusahaan keempat yang diketahui akan melakukan IPO di tahun 2022. Unicorn satu ini diisukan akan bergabung dengan perusahaan SPAC asal Hong Kong, Bridgetown Holdings Ltd. Jika aksi merger tersebut terealisasi maka entitas gabungan keduanya diprediksi akan menghasilkan nilai valuasi sekitar USD5 miliar atau setara dengan Rp73 triliun. Seiring berjalannya waktu, Direksi Traveloka memutuskan untuk tidak melanjutkan IPO melalui SPAC seperti yang dikabarkan Bloomberg. 

5. Blibli. 
Blibli menjadi daftar emiten IPO 2022. Pasalnya, e-commerce milik Group Djarum ini dikabarkan akan melakukan IPO, dan jika hal tersebut benar terjadi maka Blibli akan bergabung dengan saingannya yaitu PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD