AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

IHSG Berpotensi 7.200 Tahun Depan, Saham Big Caps Layak Dikoleksi

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 04 November 2021 17:00 WIB
Beberapa kali bikin gemas investor, indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berpotensi menembus all time high. Analis sebut masih punya potensi sampai 7.200.
IHSG Berpotensi 7.200 Tahun Depan, Saham Big Caps Layak Dikoleksi. (Foto: MNC Media)
IHSG Berpotensi 7.200 Tahun Depan, Saham Big Caps Layak Dikoleksi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Beberapa kali bikin gemas investor, indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berpotensi menembus all time high. Tak hanya itu, analis juga menyarankan investor untuk menjadikan saham-saham big caps atau berkapitalisasi besar sebagai koleksi.

Head of investment PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe, mengatakan, IHSG sepanjang November 2021 adalah momentum untuk investor masuk pada saham-saham big caps. Sementara, kondisi dari kegiatan perdagangan dalam satu bulan ini cukup panjang dalam membagi pergerakannya.

"Karena kita tahu target akhir tahun IHSG 6.800 dan tahun depan sekitar 7.200. Sehingga peluangnya kita tahu indeks mau naik ya artinya big caps BBRI dan BBCA yang bobotnya sebesar 9 persen dalam IHSG, yang kedua empat yang besar lagi ada Bank Mandiri, BBNI, Telkom dan Astra jadi empat itu juga layak perlu dikoleksi," kata Kiswoyo dalam 2nd Session Closing IDX, Kamis (4/11/2021).

Kiswoyo menambahkan, meski IHSG terus terkoreksi baiknya investor jangan takut untuk membeli enam saham tersebut, terutama BBRI dan BBCA yang akan menjadi peluang.

"Kalau dilihat tahun depan sih mereka diatas 5.000, karena pulihnya ekonomi kita, kita tahu juga jalan tol sudah mulai macet salah satu yang bikin market mulai naik, tapi Jasa Marga bukan penggerak IHSG tapi buat nabung bisa," jelasnya.

Menurut Kiswoyo dengan terlihatnya jalan tol yang sudah mulai macet, otomatis emiten perbankan net profitnya akan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Dengan demikian, emiten perbankan besar itu akan mencapai pendapatan yang lebih tinggi dari tahun sebelum pandemi.

Saham-saham pilihan rekomendasi Kiswoyo di antaranya:
- TINS di level 1.525-1.620 BOW
- INCO di level 4.700-4.920 BOW
- TAPG di level 630-750 BOW
- BRIS di level 2.000-2.150 BOW

(TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD