Tekanan terhadap pasar domestik juga dipicu derasnya arus keluar dana asing setelah perubahan konstituen indeks global MSCI dan FTSE Russell.
Pengamat pasar modal Michael Yeoh menjelaskan, aliran dana asing keluar dari pasar Indonesia pada bulan ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa periode terakhir.
“Pada bulan ini, terjadi outflow terbesar dari indeks MSCI maupun FTSE. Dari enam emiten berkapitalisasi besar yang keluar, yaitu DSSA dan BREN yang berada dalam daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC), kemudian AMMN, AMRT, CUAN, dan TPIA,” ujar Michael, Senin (18/5/2026).
Dia menambahkan, tekanan pasar berpotensi berlanjut setelah FTSE Russell juga akan menghapus DSSA dari konstituennya.
“Selain itu perlu diingat juga bahwa FTSE akan mengeluarkan DSSA dari konstituennya. Nilai outflow yang diperkirakan ada di kisaran Rp30 triliun,” katanya.