AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Jadi Hari Terakhir, Intip Fakta Penutupan Seluruh Gerai Giant di Indonesia

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Minggu, 01 Agustus 2021 07:50 WIB
PT Hero Supermarket Tbk (HERO) telah resmi menutup seluruh gerai unit Giant pada kemarin, Sabtu (31/7/2021).
Jadi Hari Terakhir, Intip Fakta Penutupan Seluruh Gerai Giant di Indonesia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) telah resmi menutup seluruh gerai unit Giant pada kemarin, Sabtu (31/7/2021). Sesuai dengan rencananya, PT Hero Supermarket Tbk memutuskan untuk menutup seluruh gerai Giant di Indonesia pada akhir Juli 2021.

Selain Giant, ada empat ritel raksasa yang tumbang akibat pandemi Covid-19. PT Hero Supermarket Tbk memutuskan untuk menutup seluruh gerai di Indonesia pada akhir Juli 2021 dan perusahaan akan fokus mengembangkan merek dagang IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.

Hingga Maret 2021, gerai Giant hanya tersisa 75 gerai, untuk Giant Ekstra maupun Giant Ekspres. Sepanjang 2019 hingga Maret 2021 ada 25 gerai Giant yang ditutup. Di awal 2021 setidaknya terdapat tiga gerai Giant yang tutup.

Kemudian pada April 2021, penutupan gerai hypermarket Giant milik Hero Supermarket Tbk bertambah satu lagi, yakni Giant Ekstra di Pamulang, Tangsel, Banten. Dengan demikian, berikut fakta-fakta soal penutupan gerai Giant yang dirangkum tim IDX Channel, pada Minggu (1/8/2021):

1. Pemerintah dan Perusahaan Jamin Karyawan Dapatkan Haknya
Kementerian Tenaga Kerja telah meminta pihak manajemen untuk memastikan para pekerja mendapatkan hak-haknya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara Head of Corporate and Consumer Affairs Hero Supermarket, Diky Risbianto menjelaskan, pihaknya akan memastikan setiap karyawan yang terdampak diberikan kompensasi di atas jumlah yang direkomendasikan pada UU Cipta Kerja.

2. Pelatihan Vokasi dari Pemerintah untuk Meningkatkan Skill Pegawai Giant
Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri mengatakan, pihaknya telah memanggil manajemen PT Hero Supermarket Tbk. Pihak manajemen akan berupaya menempatkan eks pekerja Giant ke unit usaha lain dari perusahaan tersebut.

“Namun nanti akan ada waktu tunggu dalam proses penempatan unit usaha lain tersebut. Oleh karananya, kita membekali mereka keterampilan sembari menunggu waktu tersebut,” kata Putri.

Putri menjelaskan, pelatihan vokasi di BLK diperuntukan bagi angkatan kerja untuk membekali keterampilan (skilling), meningkatkan keterampilan (up skill), ataupun alih keterampilan (reskill).

“Harapannya eks pekerja Giant yang mengikuti pelatihan memiliki alternatif untuk mencari pekerjaan lain atau berwirausaha secara mandiri,” jelasnya.

3. Karyawan Giant yang Kena PHK Sedih dan Bingung
Data Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) dari Serikat Pekerja Hero Supermarket terdapat 7.000 karyawan Giant yang terancam menganggur usai ditutupnya gerai Giant Juli mendatang.

Dalam situasi pandemi, salah satu pegawai Giant Bekasi mengungkapkan kesedihannya karena harus meninggalkan pekerjaannya selama ini. Ia berencana akan membuka usaha warung di rumah untuk penghasilan tambahannya.

"Paling saya buka warung di rumah setelah ini dan mencoba melamar di tempat lain," ungkap salah satu karyawan yang tidak mau disebut namanya.

4. Permintaan Jumlah Indomaret Cs Dibatasi
Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), Muhammad Ikhsan, mengingatkan, dengan tumbangnya ritel modern seperti Giant, maka pemerintah pusat dan daerah harus fokus mengeluarkan kebijakan mendukung warung-warung level UMKM.

"Dampak tutupnya Giant akan membuat jaringan minimarket modern semakin tambah ramai. Ini akan menekan perkembangan warung rumahan yang pelaku UMKM sebenarnya. Jadi harus ada regulasi yang tegas membatasi pertumbuhan minimarket modern," ujar Ikhsan saat dihubungi tim IDX Channel di Jakarta.

5. Pengunjung Keluarga Ramai-ramai Buru Diskon di Giant
Para pengunjung terus berdatangan ke Giant Cimanggis, Depok. Masyarakat terpancing diskon besar-besaran yang dilakukan oleh pihak manajemen Giant. Karena, di seluruh sudut gedung supermaket sudah tertempel tulisan 'Obral Besar'.

Barang-barang seperti keperluan bayi dan anak-anak langsung habis karena stoknya tidak akan diperbaharui. Pengunjung memilih barang yang masih tersisa saja. Besaran diskon barang yang ada mayoritas sebesar 5-10%.

Pengunjung lebih bebas masuk ke dalam, karena petugas keamanan tidak seketat sebelumnya. Sementara di dalam jumlah pegawai juga sudah berkurang drastis. Masyarakat membawa anak-anak karena memanfaatkan untuk momen jalan-jalan. Antrean panjang terjadi di kasir. (SNP)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD