AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Jokowi Enggan Lockdown, Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp14.405 per Dolar AS

MARKET NEWS
Advenia Elisabeth/MPI
Selasa, 22 Juni 2021 17:04 WIB
Rupiah ditutup menguat 22 poin terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) atau berada di level Rp14.405 pada perdagangan sore ini.
Rupiah ditutup menguat 22 poin terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) atau berada di level Rp14.405 pada perdagangan sore ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Rupiah ditutup menguat 22 poin terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) atau berada di level Rp14.405 pada perdagangan sore ini. Menguatnya rupiah didorong oleh respon positif pasar setelah Presiden Joko Widodo bersikukuh untuk tidak melakukan lockdown

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, ditengah perkembangan kasus Covid-19 semakin 'menggila',kepala negara lebih memilih untuk memperkuat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sekala mikro.

Menurutnya, dalam kondisi saat ini, apabila jika satu wilayah memutuskan untuk lockdown maka pemerintah harus menghitung ulang estimasi biaya yang dibutuhkan. 

"DKI Jakarta misalnya, biaya untuk mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat Ibu Kota jika di lockdown bisa mencapai Rp550 miliar/hari. Jika 1 bulan maka Pemerintah harus menyiapkan anggaran sebesar Rp.16.5 Triliun," ujar Ibrahim dalam rilis hariannya, Selasa (22/6/2021).

Ia juga menambahkan hutang pemerintah saat ini sudah cukup besar yaitu di atas Rp6000 triliun."Ini yang menjadi persoalan utama mengapa pemerintah tidak melakukan Lockdown." Ujarnya

Ibrahim menilai, dengan pengetatan PPKM mikro ini pemerintah tidak akan membuat ekonomi begitu terpuruk. Sebab, PPKM mikro hanya  mewajibkan para pekerja bekerja dari rumah sebanyak 75% untuk zona merah, dan 50% untuk di luar zona merah. 

"Para pelajar juga wajib melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring untuk zona merah,"jelasnya. 

Kemudian untuk kegiatan sektor esensial seperti pelayanan dasar publik dan tempat kebutuhan pokok bisa berjalan dengan kapasitas 100%. Sementara untuk restoran, kafe, pedagang kaki lima, lapak di pasar dan pusat perbelanjaan memiliki kapasitas pengunjung 25% dengan jam operasional hanya sampai pukul 20:00 WIB.

Ia juga menyatakan, kegiatan di mal, pasar, dan pusat perdagangan maksimal sampai pukul 20.00 dan pembatasan pengunjung 25% dari kapasitas. 

"Untuk taman umum dan area publik lainnya di zona merah ditutup sementara,"terangnya.

Dalam rilisnya, ia menyampaikan pada perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan  dibuka  berfluktuatif namun ditutup melemah  di rentang Rp14.380 - Rp14.430. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD