Meski demikian, BRI Danareksa mengingatkan bahwa risiko utama terhadap proyeksi tersebut berasal dari potensi penurunan kualitas aset yang lebih tajam dari perkiraan serta penyusutan net interest margin (NIM) yang terjadi secara ekstrem. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.