Mulai Diselidiki Bareskrim, Ini Tiga Langkah Perbaikan Jouska Benahi Masalah

Market News
Fahmi Abidin
Selasa, 28 Juli 2020 16:15 WIB
Jouska mengungkapkan akan bertanggung jawab atas persoalan yang menimpa kliennya dan akan segera melengkapi izin yang dibutuhkan untuk kembali beroperasi.
Mulai Diselidiki Bareskrim, Ini Tiga Langkah Perbaikan Jouska Benahi Masalah. (Foto: Ist)

IDXChannel - Usai seluruh aktivitas perusahaannya di tutup sementara oleh Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Founder dan CEO PT Jouska Finansial Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno mengungkapkan akan bertanggung jawab atas persoalan yang menimpa kliennya dan akan segera melengkapi izin yang dibutuhkan untuk kembali beroperasi.

“Pihak kami akan menerima hasil pertemuan tersebut dan akan melakukan beberapa langkah perbaikan,” kata Aakar kepada Video Journalist (VJ) IDX Channel, Raharjo Padmo, Selasa (27/7/2020).

Ditambahkan Aakar, langkah pertama yang akan dilakukan Jouska adalah menghentikan kegiatan sementara, sesuai keputusan satgas. Langkah kedua yakni pihak jouska akan menyelesaikan aduan nasabah dengan itikad baik, dan akan segera menyelesaikan persoalan ini dengan nasabah.

“Langkah ketiga yang akan kami lakukan yakni, kami akan melengkapi semua perizinan sesuai perundang-undangan dan aturan yang berlaku di OJK,” ujar Aakar.

Sekadar informasi, kasus Jouska terungkap setelah salah satu nasabahnya menuding perusahaan melakukan kecurangan dalam penempatan dana investasi. Terungkap bahwa jouska telah mengarahkan portfolio investasi nasabah kepada perusahaan afiliasinya, sehingga kerugian besar di pihak nasabah tak terhindarkan.

Sebelumnya, dikatakan ketua satgas waspada investasi OJK Tongam Lumban Tobing, dalam statement hasil rapat akhir pekan lalu menyatakan bahwa bareskrim polri yang juga menjadi salah satu unsur dalam satgas mengindikasikan Jouska Indonesia yang diduga melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan.

“Bareskrim telah memetakan tiga undang-undang yang diterobos oleh Jouska, yaitu undang-undang pasar modal, undang-undang ITE dan undang-undang perlindungan konsumen. Satgas juga melihat Jouska telah melakukan kegiatan penasihat investasi tanpa izin,” jelas Tongam kepada Video Jurnalist (VJ) IDX Channel Raharjo Padmo, pada Selasa (28/7/2020). (*)

Baca Juga