AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Pengumuman! Hanson (MYRX) Milik Benny Tjokro Bakal Didepak BEI Bulan Ini

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 18 Januari 2022 13:39 WIB
Akibat tersangkut kasus korupsi Asabri, saham PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) terancam didepak oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pengumuman! Saham Hanson Internasional (MRYX) Bakal Didepak BEI Bulan Ini. (Foto: MNC Media)
Pengumuman! Saham Hanson Internasional (MRYX) Bakal Didepak BEI Bulan Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Akibat tersangkut kasus korupsi Asabri, saham PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) terancam didepak oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu diketahui dari surat peringatam di mana emiten itu sudah mencapai 24 bulan sejak disuspensi.

Emiten properti milik terdakwa kasus korupsi Asabri Benny Tjokrosaputro alias Bentjok ini telah terkena suspensi atau pembekuan sementara oleh otoritas bursa selama dua tahun, tepatnya sejak 16 Januari 2020.

"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka masa suspensi saham Perseroan telah mencapai 24 bulan pada tanggal 16 Januari 2022," demikian tulis BEI dalam pengumuman potensi delisting MYRX, dikutip Selasa (18/1/2022).

Berdasarkan Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa, BEI bakal menghapus saham perusahaan tercatat apabila memenuhi sejumlah syarat-syarat tertentu.

Pertama dalam Ketentuan III.3.1.1, delisting dilakukan sejalan dengan kondisi perusahaan terbuka yang mengalami kondisi/peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha secara finansial, hukum, atau terhadap keberlangsungan status sebagai perusahaan terbuka. Perusahaan juga bakal kena delisting apabila tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Kedua dalam Ketentuan III.3.1.2, saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, hanya diperdagangkan di Pasar Negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 (dua puluh empat) bulan terakhir.

Apabila pemberlakuan suspensi diberlakukan lebih dari 24 bulan, ditambah tidak adanya indikasi pemulihan, maka perusahaan tercatat dimungkinkan bakal didepak dari bursa.

Proses delisting dapat dilakukan secara langsung oleh BEI ataupun adanya permohonan delisting dari perusahaan yang tercatat setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Untuk diketahui, MYRX merupakan salah satu saham yang dipegang oleh PT Asabri (Persero) sejumlah 10,85% atau 9.405.765.952 lembar saham gabungan. Sementara publik atau masyarakat memegang saham MYRX sebesar 89,15% atau 77.297.454.840, demikian tertuang dalam data terbaru KSEI per 14 Januari 2021.

Sementara itu, berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, berikut adalah susunan pengurus MYRX terakhir per 13 November 2019

Komisaris Utama: Raden Agus Santosa
Komisaris: Nurharjanto
Komisaris Independen: Venkata Ramana Tata
Direktur Utama: Benny Tjokrosaputro
Direktur: Rony Agung Suseno
Direktur: Hartono Santoso
Direktur: Adnan Tabrani

(TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD