Senior Research Strategist Pepperstone, Michael Brown menilai, investor kini mulai mengabaikan setiap perkembangan geopolitik dan lebih fokus pada pertumbuhan laba perusahaan serta euforia AI.
“Pasar ekuitas tampaknya mulai bergerak melewati setiap headline geopolitik. Narasi bullish dari pertumbuhan laba yang kuat dan kembali meningkatnya antusiasme terhadap AI kini menjadi pendorong utama aset berisiko,” ujar Brown dalam risetnya.
Di tengah kondisi tersebut, indeks S&P 500 masih mencatat laju pertumbuhan tahunan tercepat sejak kuartal IV-2021 dan telah menorehkan sejumlah rekor tertinggi baru sepanjang 2026.
(DESI ANGRIANI)