sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Kering Tahun 2026, Waspadai Risiko Karhutla

News editor Binti Mufarida
06/03/2026 19:02 WIB
Pada 2026, mulai April, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole diprediksi berada pada fase netral.
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Kering Tahun 2026, Waspadai Risiko Karhutla. (BMKG)
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Kering Tahun 2026, Waspadai Risiko Karhutla. (BMKG)

Sementara itu, wilayah selatan Indonesia seperti Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara masih mengalami curah hujan relatif tinggi hingga awal Maret dan diperkirakan mulai menurun secara bertahap menuju musim kemarau pada pertengahan bulan.

“Kami akan terus memantau kondisi atmosfer dan berkoordinasi dengan BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, serta Kementerian Kehutanan untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla,” kata Faisal.

Sepanjang 2025, Luasan Kebakaran Hutan dan Lahan Berhasil Ditekan

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, melaporkan bahwa luas Karhutla pada 2025 berhasil ditekan menjadi 359.619 hektare, turun dari 376.805 hektare pada 2024. 

Penurunan tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta partisipasi masyarakat seperti Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan berbagai komunitas lokal.

“Peran BMKG sangat vital dalam menyediakan data prediksi cuaca dan memberikan informasi kepada BNPB untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang alhamdulillah berjalan efektif. Begitu juga dengan pasukan darat, baik itu TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan elemen lainnya yang bergerak secara sinergis,” ujar Raja Juli.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement