Dia melanjutkan, proses pengujian tersebut membutuhkan biaya besar, mulai dari tes kits, reagen, sampel, hingga tenaga ahli.
"Proses ini setara dengan pengetesan makanan untuk tamu VIP. Biasanya, jika Presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu," katanya.
"Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” lanjut Taruna.
Sementara itu, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen Nurworo Danang menyambut baik dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami," katanya.
Dia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).