Seskab Teddy mengatakan bahwa pemerintah menargetkan seluruh 15.000 unit hunian tersebut dapat rampung dalam waktu 3 bulan ke depan.
Selain pembangunan oleh Danantara dan BUMN, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga turut membangun hunian sementara di sejumlah wilayah terdampak. "BNPB juga telah memulai pembangunan 4.500 hunian sementara yang tersebar di 3 provinsi," ujar dia.
Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) juga telah memulai pembangunan hunian tetap bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau hilang akibat bencana. Pembangunan hunian tetap dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah dan BUMN.
"2.500 unit pertama sudah dibangun minggu lalu di lahan pemerintah (milik BUMN), dan 2.500 unit kedua akan mulai dibangun awal minggu depan," kata Teddy.
(NIA DEVIYANA)