Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Perdagangan India belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut. Sebelumnya, AS telah menggandakan tarif impor atas barang-barang asal India menjadi 50 persen tahun lalu sebagai sanksi atas pembelian minyak Rusia. Meski demikian, ekspor India ke AS justru melonjak pada November.
Perdana Menteri India Narendra Modi telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Trump setidaknya tiga kali sejak tarif diberlakukan. Namun, diskusi tersebut sejauh ini belum menghasilkan kesepakatan konkret.
Sementara itu, Sekretaris Perdagangan India Rajesh Agrawal dilaporkan telah bertemu dengan Wakil Perwakilan Dagang AS Rick Switzer di New Delhi bulan lalu untuk membahas hubungan perdagangan dan ekonomi bilateral kedua negara. (Reporter: Nasywa Salsabila) (Wahyu Dwi Anggoro)