IDXChannel - Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo menabrak KRL Cikarang Line di stasiun. Tabrakan ini diduga adanya sebuah taksi tertemper di lintasan kereta.
Dari video yang beredar di media sosial, tampak taksi hijau atau green itu berhenti di perlintasan kereta dengan kondisi lampu menyala. Tak lama, mobil itu ditabrak KRL Cikarang Line. Akibatnya, mobil terseret hingga beberapa meter.
Dalam laporan akun TMC Polda Metro yang dilihat Selasa (28/4/2026), dilaporkan kecelakaan terjadi Senin malam pukul 20.50 WIB. Taksi itu berhenti di tengah-tengah lintasan kereta. KRL pun berhenti di samping taksi tersebut.
Sebelumnya, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa insiden bermula dari kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal.
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah taksi yang tertabrak KRL di jalur perlintasan (JPL), sehingga menyebabkan perjalanan KRL terganggu dan kereta terpaksa berhenti.
“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menabrak KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal yang membuat KRL-nya berhenti,” kata Franoto saat dihubungi wartawan.
Akibat KRL yang berhenti di jalur tersebut, rangkaian kereta lain yang berada di belakangnya, yakni KA Argo Bromo, tidak dapat menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang KRL.
“KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” kata dia.
Akibat insiden ini, masinis dan seluruh penumpang KA Argo Bromo selamat sementara tujuh penumpang KRL meninggal dunia.
“Saya meng-update jumlah korban yang terjadi kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu tujuh orang. Dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang,” kata Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin, Selasa (28/4/2026).
(Nur Ichsan Yuniarto)