sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kualitas Udara Ibu Kota Terus Menurun, Begini Strategi Pemprov DKI Jakarta  

News editor Carlos Roy Fajarta Barus
19/06/2024 15:14 WIB
Pemprov DKI Jakarta melanjutkan upaya serius menanggulangi penurunan kualitas udara di ibu kota yang menduduki peringkat pertama kota terpolusi di dunia.
Kualitas Udara Ibu Kota Terus Menurun, Begini Strategi Pemprov DKI Jakarta. (Foto: MNC Media)
Kualitas Udara Ibu Kota Terus Menurun, Begini Strategi Pemprov DKI Jakarta. (Foto: MNC Media)

Terkait penurunan kualitas udara yang terjadi akhir-akhir ini, Asep menjelaskan bahwa menurut hasil analisis model HYSPLIT dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) yang dilakukan oleh Tim Ahli IPB menunjukkan bahwa dalam dua hari terakhir, angin dominan berasal dari arah Timur dan Timur Laut.

HYSPLIT (Hybrid Single-Particle Lagrangian Integrated Trajectory) adalah model yang digunakan untuk mensimulasikan pergerakan dan penyebaran polutan di atmosfer, membantu dalam memahami sumber dan dampak polusi udara.

Asep menambahkan, bahwa perubahan perilaku masyarakat dengan beralih menggunakan transportasi publik, bersepeda, dan berjalan kaki untuk mobilisasi jarak dekat juga upaya yang dapat memperbaiki kualitas udara Jakarta. 

“Itu juga kami kampanyekan. Selain itu, upaya jangka pendek juga kita tempuh dengan mengimbau pengelola gedung-gedung tinggi memasang water mist dan memperketat uji emisi kepada pemilik kendaraan bermotor di Jakarta,” kata Asep. 

Sebagaimana diketahui sebelumnya, IQ Air menempatkan Jakarta sebagai kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia dengan kualitas udara tidak sehat pada 18 Juni 2024 pagi.

Tercatat indeks kualitas udara Jakarta berada di angka 194 atau tidak sehat dengan PM 2,5  Jakarta saat ini 23,4 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.

Bahkan Jakarta menempati posisi teratas dari 10 kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia berdasarkan data IQ Air pada 18 Juni 2024 Pukul 09.00 WIB. 

Berikut 10 kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia: Jakarta (Indonesia), Kinshasa (Kongo), Kampala (Uganda), Delhi (India), Manama (Bahrain), Beijing (China), Lahore (Pakistan), Hanoi (Vietnam, Batam (Indonesia), dan  Kathmandu (Nepal).

(FRI)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement