Selain bantuan utama, pemerintah menyiapkan dukungan tambahan berupa bantuan perabotan, stimulus ekonomi, hingga jaminan hidup untuk memenuhi kebutuhan harian warga selama masa transisi.
“Uang perabotan Rp3 juta, bantuan ekonomi Rp5 juta dari Kemensos. Kemudian juga ada anggaran untuk namanya Jadup (Jaminan Hidup), uang lauk pauk Rp15 ribu per orang per hari. Diberikan sebanyak 3 bulan, Rp450 ribu kali tiga,” ujarnya.
Dengan skema tersebut, warga didorong untuk segera memperbaiki rumah secara mandiri dan kembali ke kehidupan normal.
“Jadi kalau yang rumahnya ringan sedang sudah mendapatkan biaya, ya mereka perbaiki sendiri. Sedang Rp30 juta ditambah lagi Rp3 juta untuk perabotan, ditambah lagi untuk bantuan ekonomi. Artinya lebih kurang Rp3 tambah Rp5,8 juta. Rp38 juta belum uang lauk pauk dan lain-lain,” kata dia.
(Dhera Arizona)