Digitalisasi bansos telah diuji coba di Banyuwangi dan kemudian diperluas ke 42 kabupaten/kota. Pemerintah berharap sistem tersebut dapat terus disempurnakan sebelum diterapkan secara lebih luas.
“Jujur harus diakui data-data kita sebelum ini memang tidak akurat sehingga banyak sekali subsidi sosial dan bantuan sosial yang tidak tepat sasaran,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, perbaikan DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan bansos dan berbagai program perlindungan sosial diberikan berdasarkan data yang semakin akurat, terukur, dan sesuai kondisi masyarakat.
(kunthi fahmar sandy)